Hakekat Pembangunan

Pada suatu hari, kalau tidak salah di pertengahan tahun 2008, ada teman yang menanyakan: “Ada yang mengatakan bahwa pembangunan di Indonesia saat ini berhasil, buktinya angka pertumbuhan ekonomi lebih besar dari pada angka inflasi. Tetapi, ada juga yang mengatakan pembangunan kita selama ini tidak berhasil karena masih banyak orang miskin dan pengangguran. Dua pendapat ini berkebalikan, saya jadi pusing, yang benar yang mana sih?”

Ketika ditanya seperti itu, saya menjawab: “Ukuran keberhasilan pembangunan menurut kacamata berbagai pihak, berbagai profesi, umur, tingkat pendidikan, dll. bisa berbeda. Namun. apabila mereka masing-masing mengetahui dan bisa memahami filosifi pembangunan yang saat ini berkembang di tingkat internasional, akan bisa mengukur keberhasilan pembangunan dengan satu point of view yang sama. Begini kurang lebih filosofi pembangunan yang dimaksud.

Berfokus pada manusia

Sejak sekitar awal tahun 80-an, filosofi pembangunan telah bergeser dari berfokus pada produksi menjadi berfokus pada manusia. Pergeseran fokus pembangunan ini tentu saja juga merubah berbagai indikator keberhasilan pembangunan. Menurut David Korten, kalau sebelumnya manusia dinilai dalam konteks “sebagai penambah konsumsi,” saat ini telah berubah dinilai “sebagai figure yang mampu merealisasikan potensi diri.” Kalau sebelumnya manusia diukur berdasarkan “nilai ekonomis hasil karyanya,” telah berubah “berdasarkan kemampuan memelihara kesehatan fisik dan mental, dengan tetap memelihara keseimbangan lingkungan.”

Secara umum, ukuran keberhasilan pembangunan yang berfokus pada manusia adalah “berapa banyak/proporsi warga negara yang bisa merealisasikan potensi mereka masing-masing, dan proporsi mereka yang ikut terlibat dan memperoleh manfaat dari pembangunan yang berkelanjutan secara ekonomi, sosial dan ekologi.”

Tiga Pilar Proses Pembangunan

Agar pembangunan di suatu negara bisa berfokus pada manusia, ada 3 (tiga) pilar proses pembangunan yang harus ada di dalam setiap kegiatan pembangunan, yaitu: pemberdayaan, partisipasi, dan berkelanjutan. Semua pihak, baik pemerintah maupun swasta, yang mempunyai kegiatan yang berpengaruh pada harkat hidup orang banyak perlu memperhatikan ketiga hal ini.

Secara umum, maksud dari masing-masing pilar tersebut adalah:

  1. Pemberdayaan: Menciptakan suasana/aturan yang memungkinkan potensi manusia (semua orang) bekembang.
  2. Partisipasi: Menciptakan suasana/aturan yang memungkinkan semua orang ikut terlibat dan memperoleh manfaat dari kegiatan pembangunan.
  3. Berkelanjutan: Menciptakan suasana/aturan yang memungkinkan semua aspek kegiatan manusia (ekonomi, sosial, pertanian, industri, dll) berkelanjutan secara ekonomi, sosial dan ekologi.

Berbagai Kegiatan yang mendukung

Kegiatan yang perlu dilakukan untuk mendukung ketiga pilar proses pembangunan tersebut a.l.

  1. Menghargai aspirasi dari bawah;
  2. Mengembangkan kelembagaan sosial dan keuangan;
  3. Meningkatkan kompetensi Transformational Leadership;
  4. Menerapkan prinsip kerja Teamwork;
  5. Perlindungan kepada pihak yang lemah (mencegah persaingan yang tidak seimbang, eksploitasi manusia, dll.);
  6. Mengadakan Analysis Impact Assessment;
  7. Menggali/menggembangkan Appropriate Technology.

Bagaimana kontribusi kegiatan-kegiatan tersebut kepada tiga pilar proses pembangunan yang bermuara pada pembangunan yang berfokus pada manusia, bisa dilihat pada gambar berikut.

Salam,
Dwiatmo Kartiko

Informasi lebih lanjut tentang pengembangan SDM, dll., di sini.

—o0o—

About these ads

About karuniasemesta

Kelompok Karunia Semesta (KKS) merupakan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia. Dengan motto: "Saling berbagi membangun hidup bermartabat." Kelompok ini memberi pelayanan: konsultasi, mentoring, pendampingan & coaching/pelatihan. Kegiatan rutin yang dikerjakan antara lain memberi pelayanan sosial, konsultasi, pendampingan dan mentoring kepada anggota masyarakat yang memerlukan bantuan untuk menyelesaikan permasalah sosial, ekonomi. pendidikan, kesehatan, dll. Di samping itu, KKS juga memberi coaching/pelatihan pengembangan sumber daya manusia, a.l. Pelatihan Shifting Character for Success, Menjadi Pemimpin yang Tangguh, Self Empower, Pelatihan Teamwork Berkinerja Prima, dan Pelatihan Soft-skills: inisiatif, inovasi, decision making, problem solving, manajemen waktu, pendelegasian, resolusi konflik, manajemen teamwork, PDCA/ PDSA, strategic planning, dll. Informasi lebih lanjut bisa menghubungi Kantor Pusat: Perum Jatisawit Asri, Balecatur, Gamping, Sleman 55295. Tlp 0274 2149528, Hp/sms 08157933667, 08886829663 e-mail: dkartiko@yahoo.com; tim_karunia@yahoo.co.id. Kontak: Dwiatmo Kartiko Dwiatmo Kartiko lahir di Blora pada 30 Mei 1963. Masa kecil hingga menyelesaikan SMA dijalani di kota kecil di Jawa Tengah tersebut. Pada tahun 1986, menyelesaikan pendidikan S-1 Geografi di Univ. Gadjah Mada Yogyakarta. Setelah lulus, sempat mengajar di Univ. Kristen Satya Wacana, Salatiga, selama 3 (tiga) semester, hingga pertengahan tahun 1988. Setelah itu, kegiatan sehari-harinya dihabiskan dengan menggeluti dunia LSM yang berfokus pada pengembangan sumberdaya manusia (SDM) dan lingkungan, baik di LSM lokal maupun LSM Internasional, mulai dari UPKM/CD RS Bethesda Yogyakarta, WALHI Yogyakarta, PELKESI dan diteruskan masuk menjadi staf PLAN Internasional Indonesia. Mulai tahun 2000, dunia usaha menjadi impian hidupnya, sambil masih terus terlibat di dalam dunia pemberdayaan SDM. Itulah sebabnya, sejak tahun 2006 pengembangan SDM menjadi fokus aktivitas sehari-harinya, dengan menjadi fasilitator pemberdayaan SDM secara individual dan kelompok, baik itu organisasi atau perusahaan. Saat ini bersama isteri dengan dua anak, tinggal di Perum Jatisawit Asri, Balecatur, Gamping, Sleman 55295. Bisa dikontak via Tlp 0274 2149528, Hp/sms 08157933667; 08886829663; e-mail: dkartiko@yahoo.com; tim_karunia@yahoo.co.id.
This entry was posted in Paper and tagged , . Bookmark the permalink.

One Response to Hakekat Pembangunan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s