Cinta Itu Berkekuatan Dahsyat

Oleh Dwiatmo Kartiko

Cinta satu kata penuh makna
Cinta bawa hati bahagia
Dari sekian juta keindahan dunia
Di mata hatiku kaulah keindahan hidupku
Cherry Belle: Love Is You

Tiga tahun yang lalu, saya menulis buku yang berjudul “Manajemen Kasih,” satu buku yang mengupas tentang bagaimana kita bisa menerapkan kasih dengan benar di dalam kehidupan sehari-hari. (resume buku Manajemen Kasih di https://karuniasemesta.wordpress.com/2011/03/29/manajemen-kasih/). Namun, rasanya ada yang belum lengkap kalau saya tidak menyelesaikan tulisan ini. Saya pikir, tulisan ini sebagai suplemen dari buku tersebut.

Entah kekuatan dari mana yang mempengaruhi pikiran saya, saya tidak tahu, secara tiba-tiba saya bisa merasakan bagaimana dahsyatnya kekuatan cinta, setelah beberapa kali mendengarkan lagu Cherry Belle, yang berjudul Love Is You. Memang benar lagu ini dinyanyikan olah para teenagers, dan saya sendiri saat ini sudah bukan teenagers lagi. Tetapi, ketika pikiran saya mencoba memutar waktu hidup saya, merasakan kembali masuk ke dalam kehidupan saat saya teenagers, saya bisa merasakan itu, betapa dahsyatnya kekuatan cinta.

Beginilah bayangan itu. Dari 1 bait lagu yang tertulis di atas, di pikiran saya melihat seorang pemuda yang mengagumi keindahan sedang membuat data semua keindahan di dunia. Dia menulis semua keindahan yang dia ketahui. Ketika melihat keindahan Candi Borobudur, dia tulis di catatan tersebut: Candi Borobudur. Ketika melihat keindahan Pura Besakih, dia tulis Pura Besakih. Ketika melihat keindahan Tembok China, dia tulis Tembok China, begitu seterusnya. Dengan tekun dia mencatat semua keindahan dunia selama bertahun-tahun, bahkan hingga puluhan tahun. Sehingga akhirnya dia mempunyai catatan tentang sekian juta keindahan dunia.

Setelah bertekun selama puluhan tahun untuk mencatat sekian juta keindahan dunia, pada suatu hari, secara tiba-tiba dan tanpa direncanakan, dia bertemu dengan seorang pemudi. Dia mengagumi pemudi tersebut dan jatuh cinta. Pada saat dia jatuh cinta, dia menutup dan mengabaikan semua catatan tentang sekian juta keindahan dunia yang telah ditekuninya selama puluhan tahun itu, diganti dengan keindahan hidup yang ada di mata hatinya, yaitu pemudi yang dicintainya.

Kalau dinalar, sepertinya pemuda tersebut telah membuat keputusan yang tidak masuk akal. Saya pikir, secara visual, di mana-mana perempuan juga kurang lebih sama: lekuk-lekuk tubuhnya ya seperti itu, matanya ya seperti itu, kelembutan kulitnya juga seperti itu, dst., hampir sama semuanya, tidak ada yang istimewa. Hal yang biasa-biasa seperti itu kok malah mengalahkan sekian juta keindahan dunia, ini kan tidak masuk akal.

Namun, kemudian pikiran saya kembali menjawab, justru karena tidak masuk akal itulah saya merasakan bahwa cinta itu mempunyai kekuatan yang dahsyat. Dengan kekuatan dahsyatnya, cinta mampu memporakporandakan nalar, akal, rasio atau logika hingga berantakan berkeping-keping, nganti ra ono rupane, seperti pesawat Sukhoi SuperJet 100 sewaktu membentur Gunung Salak, Bogor.  Cinta mampu merombak keadaan secara drastis untuk menemukan situasi baru yang bernilai lebih untuk kehidupan bersama. Yang luar biasa bisa dirubah menjadi biasa-biasa saja, dan yang biasa-biasa menjadi luar biasa. Cinta bisa mengubah yang semula penting berubah menjadi tidak penting, dan sebaliknya yang biasa-biasa menjadi amat sangat penting. Cinta bisa ikhlas meninggalkan semua hal yang telah ditekuni selama puluhan tahun, hanya untuk menekuni satu hal yang baru dikenalnya. Inilah kekuatan cinta yang dahsyat itu. Kekuatan yang luar biasa. Di dalam cinta ada keikhlasan untuk mengutamakan yang utama, atau first thing first, demi untuk mewujudkan suatu keindahan, kedamaian dan kesejahteraan baru yang diharapkan bisa dirasakan oleh orang yang dicintai dan yang mencintai.

Setelah mengetahui bahwa cinta mempunyai kekuatan yang dahsyat, terus mau apa?

Dari pemahaman seperti itulah yang mendorong saya untuk mengatakan sebagai berikut:

  • Jadi, kalau suatu saat kita menemukan pasangan yang tidak harmonis, bisa jadi pasangan tersebut menjalin hubungan tanpa didasari rasa cinta.
  • Di waktu yang lain, kalau kita melihat ada pertemanan yang sering bermasalah, bisa jadi hubungan pertemanan itu tidak menyertakan cinta.
  • Kalau kita mendengar telah terjadi perang saudara, bisa jadi masyarakat di wilayah itu menjalani hidup tanpa ada rasa cinta.
  • Kalau kita melihat banyak keluhan karyawan di suatu perusahaan, bisa jadi CEO-nya mengelola perusahaan tersebut tanpa melibatkan rasa cinta.
  • Dan, kalau kita melihat banyak rakyat yang hidup dalam kemiskinan sementara para pejabatnya banyak yang korupsi, bisa jadi pejabat di situ sebenarnya melayani rakyatnya tanpa menggunakan cinta dengan ikhlas.

Cinta satu kata penuh makna
Cinta bawa hati bahagia
…..

Semoga bermanfaat.

-o0o-

Informasi tentang pengembangan SDM, dll., di sini.

—o0o—

About karuniasemesta

Kelompok Karunia Semesta (KKS) merupakan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia. Dengan motto: "Saling berbagi membangun hidup bermartabat." Kelompok ini memberi pelayanan: konsultasi, mentoring, pendampingan & coaching/pelatihan. Kegiatan rutin yang dikerjakan antara lain memberi pelayanan sosial, konsultasi, pendampingan dan mentoring kepada anggota masyarakat yang memerlukan bantuan untuk menyelesaikan permasalah sosial, ekonomi. pendidikan, kesehatan, dll. Di samping itu, KKS juga memberi coaching/pelatihan pengembangan sumber daya manusia, a.l. Pelatihan Shifting Character for Success, Menjadi Pemimpin yang Tangguh, Self Empower, Pelatihan Teamwork Berkinerja Prima, dan Pelatihan Soft-skills: inisiatif, inovasi, decision making, problem solving, manajemen waktu, pendelegasian, resolusi konflik, manajemen teamwork, PDCA/ PDSA, strategic planning, dll. Informasi lebih lanjut bisa menghubungi Kantor Pusat: Perum Jatisawit Asri, Balecatur, Gamping, Sleman 55295. Tlp 0274 2149528, Hp/sms 08157933667, 08886829663 e-mail: dkartiko@yahoo.com; tim_karunia@yahoo.co.id. Kontak: Dwiatmo Kartiko Dwiatmo Kartiko lahir di Blora pada 30 Mei 1963. Masa kecil hingga menyelesaikan SMA dijalani di kota kecil di Jawa Tengah tersebut. Pada tahun 1986, menyelesaikan pendidikan S-1 Geografi di Univ. Gadjah Mada Yogyakarta. Setelah lulus, sempat mengajar di Univ. Kristen Satya Wacana, Salatiga, selama 3 (tiga) semester, hingga pertengahan tahun 1988. Setelah itu, kegiatan sehari-harinya dihabiskan dengan menggeluti dunia LSM yang berfokus pada pengembangan sumberdaya manusia (SDM) dan lingkungan, baik di LSM lokal maupun LSM Internasional, mulai dari UPKM/CD RS Bethesda Yogyakarta, WALHI Yogyakarta, PELKESI dan diteruskan masuk menjadi staf PLAN Internasional Indonesia. Mulai tahun 2000, dunia usaha menjadi impian hidupnya, sambil masih terus terlibat di dalam dunia pemberdayaan SDM. Itulah sebabnya, sejak tahun 2006 pengembangan SDM menjadi fokus aktivitas sehari-harinya, dengan menjadi fasilitator pemberdayaan SDM secara individual dan kelompok, baik itu organisasi atau perusahaan. Saat ini bersama isteri dengan dua anak, tinggal di Perum Jatisawit Asri, Balecatur, Gamping, Sleman 55295. Bisa dikontak via Tlp 0274 2149528, Hp/sms 08157933667; 08886829663; e-mail: dkartiko@yahoo.com; tim_karunia@yahoo.co.id.
This entry was posted in Paper and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s