Kesuksesan Hakiki:

“Kecerdasan Profesional, Kecerdasan Religius, Kecerdasan Spiritual dan Kecerdasan Resonansi Jati diri”

Oleh: Baginda Gara Sukma

benihermawan2Siapa dari kita sebagai manusia tidak ingin sukses? Sukses itu sebuah pilihan? Atau sebuah keputusan? Atau sebuah takdir?

Semuanya pasti ingin sukses, semuanya pasti ingin kaya dan makmur! Namun kenapa sangat sedikit sekali di dunia ini yang benar-benar sukses dan makmur?

Banyak dari kita memilih sukses namun banyak pula yang tidak benar-benar meraih kesuksesan, atau meraih sukses dalam spektrum yang terbatas, kenapa?

Mari kita lihat dulu mereka yang sukses!

Banyak sekali saya menemukan atau berjumpa atau kenal dengan orang yang sukses, bahkan sangat sukses, namun kesuksesan itu ada yang dari orang tua atau dari perjuangan diri sendiri yang lingkupnya adalah materi! Sedangkan kondisi kehidupan kecerdasan emosi dan spiritual mereka sangat jauh dari dikatakan sukses! Apakah ini yang disebut sukses? Kekayaan materi sangat kuat namun hidup hampa! Dalam diri tidak adanya inner peace yang sebenarnya!

Bagaimana dengan mereka yang tidak sukses?

Kita sebagian besar jelas ingin sukses, namun kebanyakan dari kita pula sangat kurang daya tahannya atau daya-juangnya serta pola pikir dan sistem nilai kehidupan yang jauh dari sukses! Jadi sukses hanya sebagai kemauan saja, tidak untuk berjuang ke arah sana!

Mengapa bisa demikian ?

Sisi lemah kita adalah sebagai berikut :
(1) Tidak sadar bahwa volume besar kecilnya target kesuksesan yang hendak diraih itu berbanding lurus dengan hambatan yang ada! Sehingga ketika hambatan dan rintangan hadir di kehidupan mereka, maka daya tahan dan daya juang mereka tidak cukup kuat untuk menghadapinya!
(2) Penetapan sistem nilai KESUKSESAN HAKIKI yang dipilih itu kurang tepat atau kurang menyeluruh. Sehingga berdampak kurang seimbang dan selarasnya kehidupan mereka dengan hukum–hukum alam, yang mengakibatkan kehidupan mereka (termasuk keluarga) tidak menemukan kebahagiaan sejati!
(3) Metode dalam meraih tujuan yang dipilih untuk sukses kurang menyeluruh, cenderung hanya lingkup terbatas saja! Sehingga banyak yang terbanting-banting atau terbentur-bentur dengan segala bentuk hambatan yang seharusnya bisa dipercepat atau dihindari!

Lantas, bagaimana sebaiknya ?

Rubah dan sesuaikan sistem nilai kehidupan kita! Seharusnya kesuksesan hakiki bukan hanya sisi materi atau kecerdasan finansial saja namun menembus spektrum yang lebih luas yaitu meliputi: Kecerdasan EMOSI, Kecerdasan SPIRITUAL dan Kecerdasan RESONANSI JATI DIRI ! Sehingga bentukan tujuan dan metode untuk meraih sukses selaras dengan alam, dan kehidupan yang diraih adalah KEMAKMURAN PLUS KEBAHAGIAAN HAKIKI yang dilandasi INNER PEACE yang hakiki pula.

Actually everything you can achieve if you have Inner Peace! Jadi kata kuncinya adalah SISTEM TATA NILAI kehidupan pribadi yang membentuk fondasi kehidupan yang sebenarnya adalah Inner Peace. Inner Peace mempunyai fondasi, yaitu Kualitas Jati diri manusia, sedangkan Inner Peace itu sendiri bergaris lurus dengan lapisan-lapisan kesadaran manusia. Maka dengan ini Kesuksesan dan Kemakmuran yang diraih lebih mengarah kepada Glory of Life atau Kejayaan hidup! Inilah Kesuksesan yang lengkap, inilah kesuksesan yang utuh, inilah kesuksesan yang selaras dengan alam!

Dengan sistem tata nilai tersebut, maka kita telah siap untuk menghadapi segala bentuk hambatan dan rintangan yang sudah kita perkirakan berpotensi untuk timbul selaras dengan volume tujuan yang hendak kita raih dan yang telah kita pilih sendiri! Bukankah Hidup adalah Pilihan, namun kebanyakan dari kita tidak siap untuk menghadapi resiko yang ditimbulkannya!

Dengan penyesuaian sistem tata nilai tersebut, maka kita akan tergiring dengan metode yang mencerahkan untuk meraih tujuan tersebut. Banyak dari kita menitikberatkan hanya pada Kecerdasan Profesional yaitu dengan mencontoh orang-orang sukses, trik dan metodenya di bisnis yang sama! Dan sebagian dilengkapi dengan Kecerdasan Religius yaitu didukung dengan doa-doa serta sistem syariat yang dianut masing-masing agama!

Ini tidak salah! Ini bagus namun kurang lengkap! Ibaratnya apabila kita mau bepergian seharusnya membawa perbekalan 10 macam, hanya dibekali 4 macam perbekalan, ya kedodoran di tengah jalan atau tersaruk-saruk dalam proses mencapai tujuan! Ada yang gagal, ada yang kembali lagi, ada yang babak belur, ada yang sampai di garis finish lamaaaaaaa, ada yang sampai di tempat tujuan dengan sudah benjol di sana sini!  … wuaduh!

Jadi, perbekalan yang seharusnya ada itu tadi, selain dua kecerdasan di atas harusnya dilengkapi dengan dua kecerdasan yang mendongkrak kesadaran kita ke tingkat tinggi yaitu Kecerdasan Spiritual dan Kecerdasan Resonansi Jati diri”. Dua kecerdasan ini sangat jarang diformulasikan oleh motivator-motivator yang ada, bahkan yang sekaliber tingkat dunia, ada beberapa yang menyentuhnya namun hanya dalam bentuk konsep bukan menyentuh ke teknis pelaksanaan!

(Kalau mau tahu teknis pelaksanaannya bisa mempelajari di web ini, atau kontak langsung dengan yang mengelola kelompok di web ini. Red.)

resonansiimage049
urlrt
Dengan dilengkapinya perbekalan kita ini, selain kita siap lahir batin dalam menghadapi hambatan dan rintangan yang berpotensi timbul, kita juga didukung dengan peningkatan lapisan-lapisan kesadaran kehidupan yang diindentikkan dengan meningkatnya Kualitas Jati diri kita dan Lapisan jati diri kita, sehingga Sukses dengan landasan Inner Peace sesungguhnya dapat dicapai yaitu Kejayaan hidup/Glory of Life!

Dengan begini maka kita dapat mewariskan kerajaan kejayaan hidup kita pada anak cucu secara utuh sehingga dapat bermanfaat pula bagi manusia dan alam.

Demikian seharusnya spektrum Kesuksesan kehidupan yaitu dalam scope Kejayaan hidup yang hakiki, tulisan ini saya urai berlandaskan perspektif puncak kecerdasan manusia yaitu Kecerdasan Resonansi Jati diri.

Semangat berbagi untuk kemulyaan bersama…

Sumber: http://balenews.wordpress.com/2012/10/24/kesuksesan-hakiki/

resonansi-bigstock_brain_waves_10453853

.

“Kalau pikiran dan perasaan kita memancarkan energi negatip maka lautan energi akan teresonansi menjadi negatif. Lautan energi negatif itu lantas kita tangkap kembali pantulannya lewat radar kita sendiri sebagai energi negatip. Begitu pula sebaliknya jika berpikiran dan perasaan positip. Itulah yang di ajarkan dalam kitab suci barang siapa berbuat baik akan mendapatkan kebaikan. Barang siapa berbuat jahat, kejahatannya akan kembali kepada dirinya sendiri. Karena alam semesta adalah lautan energi yang riak gelombangnya memantul kemana-mana, termasuk kepada diri kita sendiri, bahkan efeknya bisa menjadi lebih besar, karena efek gelombangnya sudah beresonansi dan berinterferensi dengan golombang yang lain.”
Meditasi Indonesia (meditasiindonesia.blogspot.com)

-o0o-

Informasi tentang pengembangan SDM, dll., di sini.

—o0o—

About karuniasemesta

Kelompok Karunia Semesta (KKS) merupakan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia. Dengan motto: "Saling berbagi membangun hidup bermartabat." Kelompok ini memberi pelayanan: konsultasi, mentoring, pendampingan & coaching/pelatihan. Kegiatan rutin yang dikerjakan antara lain memberi pelayanan sosial, konsultasi, pendampingan dan mentoring kepada anggota masyarakat yang memerlukan bantuan untuk menyelesaikan permasalah sosial, ekonomi. pendidikan, kesehatan, dll. Di samping itu, KKS juga memberi coaching/pelatihan pengembangan sumber daya manusia, a.l. Pelatihan Shifting Character for Success, Menjadi Pemimpin yang Tangguh, Self Empower, Pelatihan Teamwork Berkinerja Prima, dan Pelatihan Soft-skills: inisiatif, inovasi, decision making, problem solving, manajemen waktu, pendelegasian, resolusi konflik, manajemen teamwork, PDCA/ PDSA, strategic planning, dll. Informasi lebih lanjut bisa menghubungi Kantor Pusat: Perum Jatisawit Asri, Balecatur, Gamping, Sleman 55295. Tlp 0274 2149528, Hp/sms 08157933667, 08886829663 e-mail: dkartiko@yahoo.com; tim_karunia@yahoo.co.id. Kontak: Dwiatmo Kartiko Dwiatmo Kartiko lahir di Blora pada 30 Mei 1963. Masa kecil hingga menyelesaikan SMA dijalani di kota kecil di Jawa Tengah tersebut. Pada tahun 1986, menyelesaikan pendidikan S-1 Geografi di Univ. Gadjah Mada Yogyakarta. Setelah lulus, sempat mengajar di Univ. Kristen Satya Wacana, Salatiga, selama 3 (tiga) semester, hingga pertengahan tahun 1988. Setelah itu, kegiatan sehari-harinya dihabiskan dengan menggeluti dunia LSM yang berfokus pada pengembangan sumberdaya manusia (SDM) dan lingkungan, baik di LSM lokal maupun LSM Internasional, mulai dari UPKM/CD RS Bethesda Yogyakarta, WALHI Yogyakarta, PELKESI dan diteruskan masuk menjadi staf PLAN Internasional Indonesia. Mulai tahun 2000, dunia usaha menjadi impian hidupnya, sambil masih terus terlibat di dalam dunia pemberdayaan SDM. Itulah sebabnya, sejak tahun 2006 pengembangan SDM menjadi fokus aktivitas sehari-harinya, dengan menjadi fasilitator pemberdayaan SDM secara individual dan kelompok, baik itu organisasi atau perusahaan. Saat ini bersama isteri dengan dua anak, tinggal di Perum Jatisawit Asri, Balecatur, Gamping, Sleman 55295. Bisa dikontak via Tlp 0274 2149528, Hp/sms 08157933667; 08886829663; e-mail: dkartiko@yahoo.com; tim_karunia@yahoo.co.id.
This entry was posted in Kontak dan kerjasama offline, Paper and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s