Pelatihan Sukses vs Peran Tuhan

 

Oleh: Dwiatmo Kartiko
(tulisan ini ditulis tahun 2009,… namun tetap up to date)

mindsetDua tahun terkhir ini, kami (saya dan tim karunia semesta) membantu perorangan atau kelompok, baik itu organisasi non-formal atau perusahaan, mengadakan pelatihan yang membahas teknologi transformasi mindset untuk sukses. Secara umum, menurut peserta pelatihan amat sangat membantu mereka dalam menyelesaikan permasalahan pribadi ataupun permasalahan kelompok yang mereka alami. Selain itu, pelatihan ini juga bisa secara signifikan memperbaiki kesuksesan mereka. Kasus-kasus yang bisa mereka selesaikan antara lain bisa berhasil dalam pendidikan, mendapat anugerah kesembuhan, mendapatkan pekerjaan, berhasil dalam usaha, bisnis, bertani, dll., menemukan pasangan hidup, meraih ketenteraman hidup berumah tangga, menemukan anak yang tidak tahu rimbanya, dan lain-lain.

selfempower

 

Mengingat masih banyak anggota masyarakat Indonesia yang belum bisa hidup secara cukup dan sukses saat ini, maka kami mencoba ikut membantu mereka melalui pelatihan. Kami sebar informasi tentang pelatihan ini melalui brosur, face to face dan web. Hasilnya bagus sekali, banyak pertanyaan dan permohonan dari berbagai tempat di Indonesia.

Salah satu pertanyaan yang selalu kami ingat adalah pertanyaan kritis sarkastik seperti berikut ini: “Kalau memang benar bahwa ada cara yang jitu yang bisa membuat hidup seseorang selalu sukses, terus, di mana peran Tuhan?”

Demikian kurang-lebih jawaban saya kepada mereka: “Sebelum saya bisa mengelola mindset dengan benar dan melatihkannya kepada teman-teman, saya juga pernah bertanya seperti itu: ‘Lha kalau semua orang bisa mengatur kesuksesan mereka masing-masing, nanti Tuhan bagaimana?’ Itulah reaksi saya sebelum saya mengetahui kebenaran kekuatan mindset. Tetapi setelah saya menyadari dan memahami, saya bisa mengumpamakan pertanyaan itu sama saja dengan pertanyaan seorang anak kecil ketika diajarkan cara membuat wedang kopi. Setelah gelas diisi gula, kopi bubuk, air panas dan diaduk, maka jadilah wedang kopi. Setelah wedang kopi itu disajikan, anak kecil ini bertanya: ‘Lho cuma seperti itu sudah jadi wedang kopi, terus di mana peran Tuhan?’

Maksud saya begini, ketika kita menyebut nama ‘Tuhan’, kita sebenarnya membicarakan Roh atau Roh kudus, karena Tuhan itu adalah Roh adanya. Sebutan ‘Roh’ berarti kuasa atau kekuatan atau energi. Ketika seseorang bisa hidup atau masih hidup, itu berarti ada kekuatan di dalam dirinya yang menjadikan dirinya bisa hidup. Kalau kekuatan itu sudah tidak ada dalam diri seseorang, maka orang itu almarhum (mah). Dengan pendek kata, Tuhan adalah kehidupan itu sendiri. Ketika seseorang masih hidup dan ketika dia berbuat segala hal, sudah pasti Tuhan selalu berada di situ. Di setiap detik di dalam kehidupan kita pasti selalu ada kehadiran Tuhan. Orang kristen percaya bahwa bila kita selalu bersama Tuhan, maka tidak akan ada kematian, yang ada hanyalah kehidupan, yaitu kehidupan kekal, orang-orang yang mati akan dibangkitkan.

Jadi sebenarnya di dalam kehidupan ini kita sudah tidak perlu lagi memisahkan antara Tuhan dan manusia. Ketika kita masih bisa hidup, ketika itu pula Tuhan hadir dan berkehendak di dalam kehidupan kita.

Ada cerita sufi yang bagus yang bisa untuk menggambarkan persoalan ini. Begini ceritanya, pada suatu hari di pinggiran laut hiduplah 2 (dua) ekor ikan, induk dan anaknya. Sambil berenang kesana-kemari anak ikan itu bertanya kepada induknya: ‘Bu, kata teman ada tempat yang sangat indah, namanya laut, di situ banyak sekali hidup binatang yang berwarna-warni dan bentuknya bervariasi, kapan-kapan kita ke laut ya Bu.’

ikan hias laut2

 

Induknya sambil tersenyum menjawab: ‘Ya, boleh. Nggak usah nunggu kapan-kapan, saat ini juga kita ke laut, karena saat ini kita sudah berada di dalam laut.’

Sering kali pikiran manusia itu seperti anak ikan, tidak tahu dan tidak menyadari bahwa ketika kita hidup, kita ini sebenarnya sudah berada di dalam lautan berkat Tuhan, kita sudah berada di lingkup kuasa Tuhan. Sehingga, ketika kita bisa membuat wedang kopi, atau bisa membuat lukisan yang indah, atau bisa membuat mobil, atau bisa belajar sedemikian rupa sehingga menjadi pandai, dan lain-lain, termasuk juga bisa mengelola mindset agar bisa selalu sukses, tidak perlu lagi menanyakan ‘di mana peran Tuhan?,’ karena di setiap proses kehidupan dan di setiap hasil proses dalam kehidupan, di situ selalu ada peran Tuhan.”

Setelah mendengarkan jawaban ini, beberapa teman tertarik untuk mengikuti pelatihan mindset untuk kesuksesan mereka masing-masing. Ewo semanten, ada juga teman yang masih belum bisa memahami jawaban tersebut.

Tulisan asli di: http://www.pembelajar.com/pelatihan-sukses-vs-peran-tuhan

Tuhan memberkati.

__________________
Materi pelatihan Self-empower bisa dilihat di:
https://karuniasemesta.wordpress.com/2011/03/27/self-empower/
http://karuniasemesta.indonetwork.co.id/2255946/self-empower.htm

 

-o0o-

Informasi tentang pengembangan SDM, dll., di sini.

—o0o—

 

About karuniasemesta

Kelompok Karunia Semesta (KKS) merupakan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia. Dengan motto: "Saling berbagi membangun hidup bermartabat." Kelompok ini memberi pelayanan: konsultasi, mentoring, pendampingan & coaching/pelatihan. Kegiatan rutin yang dikerjakan antara lain memberi pelayanan sosial, konsultasi, pendampingan dan mentoring kepada anggota masyarakat yang memerlukan bantuan untuk menyelesaikan permasalah sosial, ekonomi. pendidikan, kesehatan, dll. Di samping itu, KKS juga memberi coaching/pelatihan pengembangan sumber daya manusia, a.l. Pelatihan Shifting Character for Success, Menjadi Pemimpin yang Tangguh, Self Empower, Pelatihan Teamwork Berkinerja Prima, dan Pelatihan Soft-skills: inisiatif, inovasi, decision making, problem solving, manajemen waktu, pendelegasian, resolusi konflik, manajemen teamwork, PDCA/ PDSA, strategic planning, dll. Informasi lebih lanjut bisa menghubungi Kantor Pusat: Perum Jatisawit Asri, Balecatur, Gamping, Sleman 55295. Tlp 0274 2149528, Hp/sms 08157933667, 08886829663 e-mail: dkartiko@yahoo.com; tim_karunia@yahoo.co.id. Kontak: Dwiatmo Kartiko Dwiatmo Kartiko lahir di Blora pada 30 Mei 1963. Masa kecil hingga menyelesaikan SMA dijalani di kota kecil di Jawa Tengah tersebut. Pada tahun 1986, menyelesaikan pendidikan S-1 Geografi di Univ. Gadjah Mada Yogyakarta. Setelah lulus, sempat mengajar di Univ. Kristen Satya Wacana, Salatiga, selama 3 (tiga) semester, hingga pertengahan tahun 1988. Setelah itu, kegiatan sehari-harinya dihabiskan dengan menggeluti dunia LSM yang berfokus pada pengembangan sumberdaya manusia (SDM) dan lingkungan, baik di LSM lokal maupun LSM Internasional, mulai dari UPKM/CD RS Bethesda Yogyakarta, WALHI Yogyakarta, PELKESI dan diteruskan masuk menjadi staf PLAN Internasional Indonesia. Mulai tahun 2000, dunia usaha menjadi impian hidupnya, sambil masih terus terlibat di dalam dunia pemberdayaan SDM. Itulah sebabnya, sejak tahun 2006 pengembangan SDM menjadi fokus aktivitas sehari-harinya, dengan menjadi fasilitator pemberdayaan SDM secara individual dan kelompok, baik itu organisasi atau perusahaan. Saat ini bersama isteri dengan dua anak, tinggal di Perum Jatisawit Asri, Balecatur, Gamping, Sleman 55295. Bisa dikontak via Tlp 0274 2149528, Hp/sms 08157933667; 08886829663; e-mail: dkartiko@yahoo.com; tim_karunia@yahoo.co.id.
This entry was posted in Kontak dan kerjasama offline, Paper, Pelatihan and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s